Kalimantan Timur Miniaturnya Indonesia, Hadi: Kaltim Provinsi yang Bersahabat

img

(Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi)

SAMARINDA - Tidak salah jika selama ini pemerintah menganggap Kalimantan Timur seperti miniaturnya Indonesia. Berbagai macam suku, agama dan kelompok ada di Benua Etam.

"Semua ada di sini. Tapi, Kalimantan Timur tetap kondusif," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi usai Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim, di Ruang Serbaguna Pandurata Kantor Gubernur Provinsi Kaltim, pekan lalu.

Kaltim, tambah mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, memiliki penduduk asli etnis Dayak, Kutai dan Banjar. Tapi, saat ini diakuinya, Kaltim sudah didiami berbagai suku, agama dan etnis dari seluruh provinsi di Indonesia.

Jumlah penduduk asli, tambah Wagub, lebih sedikit jika dibandingkan jumlah penduduk pendatang. Bahkan, berada pada urutan ketiga dibawah jumlah warga etnis Jawa dan Sulawesi.

"Kaltim menjadi provinsi yang sangat bersahabat dengan suku apa saja, agama apa saja. Disini sudah lintas agama, lintas suku dan etnis, lintas organisasi, lintas kelompok. Semua bersatu di Kaltim," ungkapnya.

Beragam suku dan agama serta etnis, ujarnya, tapi kondisi daerah tetap terpelihara dan terjaga kondusifitasnya.

Sebab, lanjut Hadi, penduduk Kaltim sangat terbuka dan membuka diri bagi siapa saja yang ingin hidup di Negeri Ruhui Rahayu ini.

Kekayaan sumber daya alam serta seni dan budaya, bagi Wagub, tidak membuat warga Kaltim menjadi orang selalu membangga-banggakan diri serta tertutup bagi warga Indonesia lainnya.

"Ini bukan basa-basi, dan kita tidak ingin membangga-banggakan hal itu. Tapi, faktanya semua warga luar yang hidup disini merasa betah, aman dan nyaman,” papar Hadi.

Wagub sangat berharap kondusifitas Kaltim tetap terjaga dan terpelihara, sehingga warganya bisa terus hidup aman dan damai serta meningkat kesejahteraannya.

"Walaupun ada pernah terjadi konflik kecil di masyarakat namun cepat segera ditanggulangi dan itu pun sekedar riak-riak dalam bermasyarakat. Tapi, pada dasarnya warga Kaltim adalah masyarakat yang cinta kedamaian," pungkasnya.(mar/poskotakaltimnews.com)